Dengan hati yang penuh syukur, kami mempersembahkan laporan ini sebagai catatan perjalanan pelayanan International Christian Mission (ICM) Indonesia sepanjang Februari hingga Juni 2026. Setiap warga binaan yang diwisuda, setiap jemaat yang menyelesaikan modul BSIB, setiap pemimpin gereja yang diperlengkapi — semuanya adalah bukti nyata bahwa Tuhan terus bekerja lewat doa dan dukungan Ps. Sam dan seluruh mitra pelayanan.
Enam bulan terakhir ini, ICM Indonesia memperluas jangkauan program Bible School in a Backpack (BSIB) ke wilayah baru di Kepulauan Riau, mendampingi wisuda di Lapas Siantar dan Lapas Samosir, menuntun satu kelas jemaat di Serbelawan sampai memiliki Rencana Aksi Injil yang konkret, dan menyelenggarakan workshop pemuridan lintas denominasi bagi para pemimpin gereja di Siantar.
Laporan ini kami bagikan sebagai bentuk transparansi dan syukur — supaya setiap mitra dapat melihat langsung buah dari kemurahan hati yang telah diberikan. Kiranya laporan ini menjadi berkat dan penguat iman bagi kita semua, menyaksikan Amanat Agung digenapi, satu jiwa demi satu jiwa.
Ringkasan Buah PelayananMisi Singkat: Batam & Karimun, Kepulauan Riau
Perjalanan misi ke Batam dan Karimun menandai babak baru perluasan pelayanan ICM ke wilayah Kepulauan Riau. Buah utama dari perjalanan ini adalah diresmikannya program SOM/BSIB di Lapas Karimun, hasil kemitraan dengan Kantor Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau — sebuah tonggak penting bagi pelayanan penjara ICM di wilayah kepulauan ini.
Sebagai kesaksian kesetiaan Tuhan: Koordinator Nasional ICM tidak dapat hadir secara langsung dalam perjalanan ini karena ketiga anaknya dirawat di rumah sakit akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) pada masa yang sama. Namun Tuhan telah menyediakan jalan-Nya sendiri — Pdt. Samuel Sinuraya, mitra ICM yang baru bergabung sebagai penghubung wilayah Kepulauan Riau, mewakili ICM di lapangan. Melalui perwakilannya, kemitraan dengan Kemenag berhasil terjalin dan program di Lapas Karimun diresmikan tanpa hambatan berarti.
- Program SOM/BSIB resmi diluncurkan di Lapas Karimun bersama Kemenag Provinsi Kepulauan Riau.
- Pdt. Samuel Sinuraya menjadi penghubung wilayah yang cakap, dengan fokus pelatihan guru sekolah minggu.
- Pelayanan tetap berjalan lancar di tengah situasi darurat keluarga — bukti nyata penyertaan Tuhan lewat tim pelayanan yang kuat.
- Dua pusat pelayanan lanjutan di Batam (satu berbasis gereja, satu di Lapas Batam) sudah disiapkan untuk fase peluncuran berikutnya.
Review Modul 1 — Lapas Siantar
Di Lapas Siantar, Ps. Samuel Pakpahan meninjau kembali seluruh kurikulum Modul 1 bersama para warga binaan, lalu menuntun mereka menyusun rencana pelayanan konkret yang bisa mereka jalankan bahkan selagi masih menjalani masa tahanan. Sesi ini menjadi persiapan langsung menuju wisuda resmi Modul 1 di lembaga tersebut.


- 15 warga binaan Lapas Siantar menyelesaikan review penuh Modul 1 dan siap melanjutkan ke wisuda resmi.
- Peserta dituntun menyusun rencana pelayanan pribadi yang bisa mulai dijalankan sekarang, bahkan selagi masih di dalam lapas.
BSIB Serbelawan: Wisuda Modul 1 & Rencana Aksi Injil
Di hari yang sama, sebuah kelas BSIB yang berlangsung di rumah salah satu peserta di Kecamatan Serbelawan merayakan kelulusan Modul 1 lewat ibadah khusus, dilanjutkan dengan workshop Rencana Aksi Injil. Workshop ini menuntun peserta menerjemahkan pelajaran Modul 1 menjadi langkah nyata dan konkret bagi komunitas mereka.
Hasilnya sungguh menguatkan: para peserta berkomitmen membangun rumah doa bagi orang percaya di wilayah mereka, dan memulai penginjilan dimulai dari tetangga mereka sendiri. Kelas ini kini telah melangkah maju ke Modul 2, yang sedang berjalan.
- 11 peserta kelas Serbelawan resmi menyelesaikan Modul 1.
- Kelas Serbelawan telah melangkah maju ke Modul 2, yang sedang berjalan.
- Peserta berkomitmen membangun rumah doa dan memulai penginjilan kepada tetangga sebagai Rencana Aksi Injil mereka.
Wisuda BSIB Modul 1 — Lapas Siantar
Sukacita besar mewarnai perayaan kelulusan Modul 1 di Lapas Siantar. Tujuh belas warga binaan dinyatakan lulus setelah menyelesaikan kurikulum BSIB Modul 1 — Fondasi Pribadi & Memenangkan Jiwa. Minat untuk angkatan berikutnya tetap tinggi, terbukti dari 19 warga binaan tambahan yang langsung mendaftar di tempat.
Para wisudawan akan terus digembalakan melalui Manna Ministry — jejaring pemuridan lanjutan yang didirikan oleh alumni BSIB Penjara ICM sendiri, untuk mendampingi mereka melewati masa reintegrasi dan terus bertumbuh dalam panggilan pelayanan yang mereka mulai selagi masih di dalam lapas.


- 17 warga binaan menyelesaikan seluruh kurikulum BSIB dan diwisuda di Lapas Siantar.
- 19 warga binaan mendaftar untuk angkatan berikutnya — tanda minat yang terus bertumbuh di dalam lapas.
- Para wisudawan terhubung dengan Manna Ministry untuk pendampingan dan pemuridan lanjutan setelah bebas.
Wisuda BSIB Modul 1 — Lapas Samosir
Sehari setelah wisuda di Siantar, sukacita yang sama dirayakan di Lapas Samosir. Sepuluh warga binaan menyelesaikan Modul 1 — Fondasi Pribadi & Memenangkan Jiwa — dan diwisuda dengan lancar, tanpa hambatan berarti. Dua belas warga binaan tambahan sudah mendaftar untuk angkatan berikutnya, menandakan minat yang terus kuat di lembaga ini.
Sama seperti di Lapas Siantar, para wisudawan Modul 1 di Samosir juga akan terhubung dengan jejaring Manna Ministry, supaya iman dan panggilan pelayanan yang mereka mulai di balik tembok lapas terus dirawat sampai masa pembebasan mereka.
- 10 warga binaan menyelesaikan BSIB Modul 1 dan diwisuda di Lapas Samosir.
- 12 warga binaan sudah mendaftar untuk angkatan berikutnya, jauh sebelum kelas baru dimulai.
- Kerja sama dengan pihak Lapas Samosir tetap terjaga baik, mendukung keberlanjutan program ke depan.
"Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk." — Markus 16:15
Workshop Pemuridan: Memuridkan Generasi AI-Native — Siantar
Workshop pemuridan regional ini mengumpulkan 42 pemimpin gereja dari enam denominasi (GSJA, GBI, HKI, HKBP, GBKP, GPDI) di Siantar untuk menjawab pertanyaan krusial bagi gereja masa kini: bagaimana kita memuridkan generasi muda agar hidup dalam kebenaran Firman di tengah pesatnya teknologi AI yang berpotensi menyesatkan mereka?
Melalui tiga sesi pengajaran — fondasi alkitabiah pemuridan, metodologi pemuridan yang sistematis dan bisa direplikasi, serta perlengkapan pemimpin untuk pemuridan di era digital — workshop ini terbukti sangat berhasil. Seluruh peserta menyatakan komitmen untuk membangun atau memperkuat program pemuridan di gereja masing-masing, dan sebuah jejaring kolaborasi lintas denominasi, Siantar Area Discipleship Network, terbentuk untuk menjaga momentum ini.
"Pesan yang jelas, alkitabiah, dan tepat waktu untuk generasi kita." — Pendeta HKI
"Menghubungkan teologi dengan implementasi praktis." — Pemimpin GBI
"Kesatuan lintas denominasi yang indah dan menguatkan." — Peserta GPDI
- 100% dari 42 peserta berkomitmen membangun atau memperkuat program pemuridan di gerejanya.
- Beberapa gereja berkomitmen meluncurkan kelas pemuridan dalam 60–90 hari ke depan.
- Siantar Area Discipleship Network terbentuk sebagai wadah kolaborasi lintas denominasi.
- Sejumlah gereja sedang mempersiapkan pemimpinnya untuk mengikuti pelatihan intensif menjadi trainer lokal.
Mempercayai Penyediaan Tuhan: Pokok Doa & Dukungan ke Depan
Selain bersyukur atas apa yang telah Tuhan kerjakan, kami juga mengundang Ps. Sam dan seluruh mitra untuk terus mendoakan dan mendukung dua kebutuhan pelayanan yang akan datang. Kami percaya doa dan dukungan setiap mitra adalah bagian penting untuk membawa setiap buah di atas terus bertumbuh.
1. ICM National Conference 2026
Pokok Doa:
- Persiapan panitia berjalan lancar dan jadwal pembicara dari ICM Malaysia & ICM Indonesia terkonfirmasi.
- Penyediaan seluruh kebutuhan anggaran conference sebesar Rp 51.700.000 melalui kemurahan hati para mitra dan sponsor.
- Setiap peserta pulang dengan hati yang dipulihkan dan rencana pemuridan nyata bagi gerejanya masing-masing.
2. Dukungan Pelayanan BSIB & Perintis Gereja
Selain persiapan conference, ICM Indonesia terus menopang para trainer BSIB dan perintis gereja yang setia melayani di berbagai lokasi — mulai dari kelas BSIB Penjara dan BSIB Basis, hingga pos-pos perintisan gereja baru. Total kebutuhan dukungan operasional dan pelayanan lapangan ini diperkirakan Rp 14.400.000 per bulan, mencakup transportasi trainer, dukungan pelayanan perintis gereja, dan operasional pelayanan dasar.
Pokok Doa:
- Penyediaan Rp 14.400.000 setiap bulan agar setiap trainer dan perintis gereja bisa terus melayani tanpa hambatan finansial.
- Mitra-mitra baru dibangkitkan dengan hati untuk mensponsori satu atau lebih program BSIB atau pos perintisan gereja secara berkelanjutan.
- Kekuatan dan ketekunan bagi para trainer dan perintis gereja yang melayani di wilayah-wilayah terpencil dan penuh tantangan.
"Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu." — Matius 9:38
Dengan Ucapan Syukur
Kepada seluruh mitra, sponsor, dan sahabat pelayanan ICM Indonesia — dengan hati yang penuh syukur, kami mempersembahkan laporan ini sebagai catatan nyata bagaimana Tuhan bekerja lewat dukungan Ps. Sam sepanjang periode Februari–Juni 2026. Setiap warga binaan yang diwisuda, setiap jemaat yang menyelesaikan modul BSIB, setiap pemimpin gereja yang kini melangkah lebih jauh dalam pemuridan — semuanya adalah buah yang lahir dari kemurahan hati dan doa untuk pelayanan ini.
Kami percaya Amanat Agung hanya bisa digenapi lewat kesatuan Tubuh Kristus, dan dukungan setiap mitra adalah bagian penting dari kesatuan itu. Terima kasih telah menjadi rekan sekerja Allah bersama kami — dalam doa, dalam pemberian, dan dalam dorongan yang terus mengutus kami menjangkau jiwa-jiwa yang terhilang, dari lembaga pemasyarakatan sampai mimbar gereja, dari Sumatera Utara sampai Kepulauan Riau.
Kiranya Tuhan Yesus memberkati berlimpah sebagai balasan, sama seperti Ps. Sam telah menjadi berkat bagi begitu banyak jiwa. Kami menantikan untuk melaporkan buah pelayanan selanjutnya, dan kami mengundang Ps. Sam untuk terus mendoakan perjalanan ICM Indonesia ke depan.
"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku..." — Matius 28:19
Dalam kasih Kristus,
International Christian Mission (ICM) Indonesia
Ingin terlibat mendukung pelayanan BSIB & ICM National Conference 2026?
Hubungi ICM Indonesia ✦